BAB IX

JUAL BELI

 

Pasal Tigapuluh Dua

Larangan:

  • Semua santri dilarang melakukan transaksi jual beli di pondok pesantren kecuali atas izin pesantren.
  • Semua santri dilarang membeli kebutuhan sehari-hari di luar pesantren, terhadap barang/kebutuhan/makanan yang telah disediakan koperasi/kantin di dalam pesantren

Semua santri dilarang menyuruh orang lain untuk membelikan kebutuhan/barang/makanan di luar pesantren.

BAB XI

SARIQAH (Pencurian)

 

Pasal Tigapuluh Lima

Kewajiban:

  • Semua santri yang mengetahui tindakan pencurian, wajib melaporkan kepada kepengasuhan

 

Pasal Tigapuluh Enam

Larangan:

  • Semua santri dilarang mengambil hak milik orang lain.
  • Semua santri dilarang bekerja sama dalam tindakan pencurian.

Semua santri dilarang menuduh orang lain melakukan tindakan pencurian.

BAB X

LUQATHAH (Temuan)

 

Pasal Tigapuluh Tiga

Kewajiban:

  • Semua santri wajib melapor dan menyerahkan barang temuan kepada kepengasuhan

 

Pasal Tigapuluh Empat

Larangan:

  • Semua santri dilarang memanfaatkan atau menjual barang-barang temuan

BAB XII

LUGHAH (Bahasa)

 

Pasal Tigapuluh Tujuh

Kewajiban:

  • Seluruh santri wajib berbahasa resmi secara aktif dengan ketentuan:
    • Santri lama wajib berbahasa resmi Arab dan Inggris.
    • Santri baru berbahasa campuran (Arab, Inggris dan Indonesia) pada setengah tahun pertama
  • Seluruh santri wajib beramar ma'ruf nahi munkar dan ta'awun (tolong menolong) dalam penegakan bahasa resmi.
  • Seluruh santri lama ketika berbicara dengan santri baru wajib menggunakan bahasa resmi (Arab dan Inggris) dan diterjemahkan hanya saat perlu.
  • Seluruh santri wajib mengikuti semua kegiatan yang diadakan oleh lembaga bahasa dengan disiplin dan sungguh-sungguh dan mempraktekkannya dalam percakapan sehari-hari.
  • Seluruh santri wajib memiliki kamus bahasa Arab dan Inggris yang standar.

 

Pasal Tigapuluh Delapan

Larangan:

  • Seluruh santri dilarang berbahasa daerah/bahasa lndonesia, selain bahasa resmi (Arab dan Inggris) dalam percakapan sehari-hari.
  • Seluruh santri dilarang menggunakan bahasa yang salah dengan sengaja/merusak kaidah
  • Seluruh santri dilarang meremehkan/mengabaikan teguran bagian bahasa dan kegiatan-kegiatan yang diadakan Lembaga Bahasa.
  • Seluruh Santri dilarang membiarkan/mempengaruhi temannya melanggar tata tertib berbahasa

Halaman 4 dari 5

Go to top