BAB V

KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN

 

Pasal Duapuluh Satu

Kewajiban:

  • Semua santri wajib menjaga kebersihan lingkungan
  • Semua santri wajib merawat tanaman-tanaman hias yang ada.
  • Semua santri wajib mengepel kamarnya minimal sekali dalam sepekan.
  • Semua santri wajib menjemur peralatan tidur minimal sekali dalam sepekan.
  • Semua santri wajib mencuci peralatan makan dan minum setiap kali selesai makan dan minum.
  • Semua santri wajib merawat dan merapikan pakaiannya dalam almari.
  • Semua santri wajib menguras bak mandi minimal sekali dalam sepekan.
  • Semua santri wajib meletakkan alas kaki pada tempatnya.
  • Semua santri (khusus putri) wajib membuang pembalut wanita dalam keadaan terbungkus rapat

 

Pasal Duapuluh Dua

Larangan:

  • Semua santri dilarang membuang sampah atau meludah di sembarang tempat
  • Semua santri (putri) dilarang membuang pembalut wanita ke dalam kloset atau saluran pembuangan air.
  • Semua santri dilarang membuang sampah atau meludah lewat jendela.
  • Semua santri dilarang meletakkan pakaian basah atau kotor di dalam lemari.
  • Semua santri dilarang merendam pakaian atau menjemur handuk dan pakaian lainnya tidak pada tempatnya.
  • Semua santri dilarang merendam pakaiannya lebih dari satu hari.
  • Semua santri dilarang merusak[i] sarana dan hak milik pesantren[ii]
  • Semua santri dilarang mengambil manfaat atau mengambil bagian dari sarana dan hak milik pesantren tidak menurut ketentuan yang ditetapkan pesantren

 

[i]        Menjadikan sesuatu (obyek) rusak/tidak berfungsi, dan segala tindakan yang mengakibatkan kondisinya menjadi tidak baik

[ii]     Sarana dan hak milik yang dimaksud adalah: segala sesuatu yg sengaja dipakai/diadakan sebagai alat dalam mencapai maksud atau tujuan pesantren baik langsung maupun tidak langsung, seperti gedung dan segala perlengkapannya, meja kursi dan segala jenisnya, segala macam tanaman (tanaman hias, tanaman buah, dll), alat laboratorium dan perlengkapannya, alat komunikasi dan perangkatnya, alat dapur dan seluruh perniknya, alat transportasi, alat elektronik, alat keterampilan, dan seluruh prasarana yang dinilai sebagai penunjang lembaga pesantren, yang kesemuanya tersebut berada dalam kepemilikan pesantren dan atau YPIA

Go to top